ROKOK, MENARA KUDUS & TREMBESI Apakah nitizen sudah tahu Trembesi ? trembesi atau Pohon Hujan merupakan sebuah
tumbuhan pohon besar, tinggi dengan
tajuk yang sangat melebar. Tumbuhan ini pernah populer sebagai tumbuhan
peneduh. Pohon ini mempunyai beberapa julukan nama seperti Saman, Pohon Hujan
dan Monkey Pod namun perakarannya yang sangat meluas membuatnya
kurang populer karena dapat merusak jalan dan bangunan di sekitarnya. Saat
ini pantai utara Jawa serta Madura dilakukan penghijaun tepi jalan raya dan
program ini dimulai dari kota Kudus.
Mengapa
dari kota Kudus? Sebuah yayasan DjarumFoundation di Kudus memberi perhatian, dana dan tenaga perawat bibit hingga
pohon Trembesi dewasa. Selama ini kota Kudus yang dikenal Menara Kudus,
tepatnya masjid Menara Kudus yang dibangun pada tahun 1549 dengan menggunakan
batu bata Baitul Maqdis dari Palestina. Masjid ini terletak di desa Kauman kota
Kudus, adalah perpaduan antara budaya Islam dengan budaya Hindu. Menjelang
bulan Ramadhan di kawasan masjid menjadi tempat keramaian Festival Dhandhangan.
Kota
Kudus yang menjadi besar dengan berdirinya pabrik
– pabrik rokok seperti Gentong Gotri, Noyorono dan yang paling besar Djarum
Kudus. Bagi kaum remaja mungkin bertanya penulisan ‘JARUM’ mengapa tertulis
‘DJARUM’? merek dagang rokok ‘Djarum’ ditulis sebelum Ejaan yang Disempurnakan
pada tahun 1972. Ribuan bahkan puluhan ribu penduduk kota dan kabupaten Kudus
bekerja pada usaha rokok, dari home industry hingga skala pabrik dengan ribuan
karyawannya. Pabrik rokok Djarum dengan puluhan ribu karyawan memiliki Tanggung
Jawab Sosial berupa pendirian yayasan Djarum Foundation yang sudah dikenal luas
dengan program Bea siswa serta program Sejuta Pohon. Dipilihlan pohon Trembesi
sebagai pohon di tepi jalan yang meliputi Jawa dan Madura.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar